SELAMAT DATANG

Breaking News
recent

Cara Beternak Kutu Air Yang Menguntungkan Terlengkap



Cara Beternak Kutu Air  Yang Menguntungkan Terlengkap

Selamat datang di dunia satwa
Salah satu makanan untuk ikan-ikan kecil ini bisa kita budidayakan atau ternak hal ini sangat menjanjikan karena mengingat banyak orang yang mencari pakan tersebut karena setiap para pembudidaya ikan-ikan hias pasti menggunakan pakan ini yaitu kutu air untuk santapan buryak/larva ikan kecil seperi ikan cupang/tempalo,dan lain2
 jadi tak salah kalau kita menjadikan Beternak Kutu Air ini sebagai peluang usaha disamping hobby

Proses Perkawinan
a. Daphnia
Daphnia merupakan kutu air yang memiliki berbentuk lonjong agak pipih berukuran sekitar 1mm-5 mm, memiliki warna tubuh cokelat kemerahan, pada bagian kepala memiliki 2 antena serta memiliki ekor melancip. Di dalam kolam, koloni kutu air daphnia terlihat seperti titik-titik merah yang mengambang bergerombol.
Daphnia ini banyak ditemukan di perairan air tawar. Tempat ideal untuk pertumbuhan daphnia adalah perairan yang bersuhu 26°C-30°C dengan pH 6,5 hingga 7,5.
Daphnia dapat berkembang biak secara seksual dan aseksual. Perkembangbiakan secara aseksual, daphnia akan menghasilkan telur yang dapat menetas tanpa perlu pembuahan. Perkembangbiakan secara seksual, daphnia jantan dan betina melakukan perkawinan untuk menghasilkan anak.
Daphnia memiliki siklus hidup sekitar 34 hari dan dapat melahirkan anak setiap hari. Daphnia bertelur atau beranak dengan jumlah sekitar 39 ekor/hari. Pada jenis tertentu seperti daphnia magna dapat bertelur hingga 100 ekor.
b. Moina
Kutu air Moina berukuran sekitar 0,9mm-1,8 mm, memiliki warna tubuh cokelat kemerahan, memiliki 10 rambut getar atau silia pada bagian perutnya , dan pada bagian punggung ditumbuhi rambut kasar. Moina dapat ditemukan di seluruh perairan air tawar. Suhu perairan ideal untuk pertumbuhan moina adalah sekitar 24°C-30°C dengan pH sekitar 6,5-7,5.
Moina dapat berkembangbiak secara aseksual dan seksual. Moina memiliki siklus hidup yang lebih pendek dibanding daphnia yaitu hanya sekitar 13 hari dengan kemampuan bereproduksi sekitar 32 ekor/hari.

Proses pengembangbiakan/beternak kutu air 


Dalam proses tak sulit bagi kita beternak kutu air tersebut kutu air bisa kita dapat kan di selokan(got)pinggir-pinggir kolam yang tergenang air,hal ini sangat mudah kita jumpai karena kutu air biasa hidup bergerombol.
Dalam proses beternak kutu air,yang perlu kita persiapkan adalah media kolam yang terbuat dari semen.kolam tersebut sebelum kita isi dengan air kolam tersebut kita isi dengan tanah yang gembur dengan media kotoran binatang seperti kotoran ayam dan lain-lain.setelah proses itu kita lakukan isi dengan air kolam tersebut dan diamkan beberapa hari tutup sebagian kolam tersebut setelah kurang lebih 3 hari baru kita masukan kutu air tersebut.kutu air bisa kita dapat di pasaran tempat jual pakan ikan hias atau mencari sendiri di sekitar tempat kita yang tersedia.untuk menangkap kutu air kita gunakan jaring atau seroka yang bisa kita beli di penjual ikan hias .Setelah satu minggu maka akan terlihat warna kemerahan di permukaan kolam yang menandakan bahwa kutu air telah berkembang.Perkembangbiakan kutu air daphnia dan moina akan mencapai puncak setelah 7 hingga 11 hari.Pemanenan dapat dilakukan dengan mengambil kutu air dengan menggunakan jaring halus. Setelah pemanenan sebelum diberikan pada ikan kutu air dicuci dengan air bersih.

 BACA INI JUGA:NAMA-NAMAIKAN CUPANG

Semoga bermanfaat
mulyadi piak

mulyadi piak

jangan pernah takut tuk berteman dengan siapapun,seribu teman bisa membuat kita tau arti kesusahan dan kesuksesan mereka,hidup ini singkat broo...jadi belajarlah buat kebaikan dan tidak menyusakan mereka....,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

KEBUN SATWA PIAK. Diberdayakan oleh Blogger.